Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

SUMPAH PEMUDA

Yap,,,28 Oktober 2016, setelah sekian tahun tak pernah menulis lagi sore ini saat kepalaku sedang penat dengan kerjaan kantor, saya tiba-tiba dapat notifikasi blog dari sahabat, namanya Ahmad Syawal Kurniawan.

Setalah kurang lebih 6 tahun vakum ada banyak sekali perubahan yang saya alami, garis besarnya saya bagi dua :
  1. Kejadian bahagia, sejak awal tahun 2011 sampai sekarang saya sudah di homebase, saya sudah menikah tanggal 21 Oktober 2013 dengan Nunung Puspita Sari seorang gadis berdarah Muna Tomea dan alhamdulillah dikaruniai anak laki-laki tampan bernama Kenzou Zekraya Alfahrezi yang lahir tanggal 6 Agustus 2014.
  2. Kejadian sedih, ditinggal ayahanda tercinta pada tanggal 14 Maret 2015. Kejadian yang sangat membuatku terpukul dalam hidup tentunya untunglah ada anak dan isteriku yang selalu memberiku motivasi dan keceriaan untuk bisa move on kembali seperti semula.
Mungkin untuk sore ini cukup sekian dulu untuk memulai aktifitas saya one week one entri. Ya.. one week one entri itulah sumpah saya sebagai pemuda dimulai hari ini yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2016.

Read More......

Jumat, 26 Februari 2010

Jiwa “Enterpreneurs”

Tidak tau kenapa akhir-akhir ini jiwa “enterpreneurs” sejati lahir kembali setelah beberap bulan hilang entah karena tertiup angin atau terbawa banjir. Mungkin karena saat ini kebanyakan belajar teori yang berhubungan dengan masalah itu, mulai dari Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro, Pengantar Keuangan Publik, Manajemen,Pengantar Akuntansi, Statistik, PPN dan Bahasa Inggris.. Nah lho.. Itukan mata kuliahku semester ini...hahaha. Sebenarnya hampir semua mata kuliah itu membuatku wanna be “an enterpreneurs “meskipun tidak semuanya berhubungan dengan masalah bisnis sih... Entah karena ilmuku yang terlalu mendalam atau malah kebosanan belajar yang membuatku jadi begini. Only God and my self know.. .

Read More......

Minggu, 31 Januari 2010

Si Tukang Mimpi

Hari itu sebulan yang lalu
Kita bertemu di suatu tempat
Meski ku tak tau arah
Kupaksakan tetap melangkah
Hanya untuk melihat senyuman itu
Senyuman termanis beberapa tahun terakhir

Read More......

Sabtu, 02 Januari 2010

~Untuk Sahabatku~

Lima hari sudah saya berada di kota yang terasa masih teramat sangat asing sekali banget buatku (baru mulai dah lebay..hihihi). Tak dapat kusembunyikan, memang itulah yang kurasakan sampai saat ini. Belum ada teman yang bisa kuajak berbagi di sini, semuanya pada sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Yah namanya juga kota metropolitan, walaupun Tangerang bukan bagian dari Jakarta, katanya.
Awan hitam tebal dan hujan rintik turun perlahan membasahi daerah seputaran Bintaro, makin membuatku enggan untuk keluar kamar, hanya bisa memandangi dedaunan yang basah oleh tetesan air langit dari balik jendela kamar berukuran 3x3,5m (hayo berapa luasnya….? :p). Beberapa menit lalu kamar ini ramai oleh keriangan anak-anak Pamanku yang datang mengunjungiku sekedar silaturrahim dan tentunya mebawa bauh tangan berupa makanan (hehehe). Kesunyian membuatku enggan untuk melakukan kegiatan, ingin kulanjutkan bacaan novel pembangun jiwa yang kubawa dari Sulawesi, tapi enggan. Ingin kutau kabar teman-temanku di televisi (acara gossip), tapi gak punya tv. Terpaksa berkhayal lagi....

Read More......

Sabtu, 28 November 2009

Mudik

Sungguh tak terasa 3 malam 2 hari saya menginjakkan kaki lagi di kota ini. Kota yang kata teman2 "nonraha"ku sebenarnya belum pantas disebut kota. Memang benar sih, belum bisa disebut kota...haha.

Namun demikian buatku Jakarta, Makassar atau kota-kota manapun di Indonesia tidak ada apa-apanya dibanding Raha.

Di kota inilah orang tua, kakek-nenek bahkan sampai 7 lapis kakek-nenekku mungkin lahir di tempat ini, tidak terkecuali saya tentunya.

Sejak lahir sampai kelas 3 smu saya hidup di sini. Mengenyam pendidikan disini, pokoknya semua-muanya disini termasuk mengenal arti cinta juga di sini, meskipun mungkin cuman cinta monyet. Mudah-mudahan dapat jodoh juga orang sini. Haha.

Read More......

Selasa, 10 November 2009

Guru TK vs Dokter

Selasa malam tanggal 10 Nopember 2009 tepat di hari Pahlawan, rumah kontrakanku kena giliran pemadaman lagi, sejak pulang kantor sore tadi sampai ba’da isya listrik belum juga menyala. Tidak ada yang bisa kulakukan selain berbaring di springbed biru tua kesayanganku, handphone dan laptop lowbatt….sama sekali tidak ada yang bisa kulakukan selain merenung sambil berbaring di bawah cahaya lilin yang selalu jadi sahabat setiaku saat-saat seperti ini. Tiba-tiba khayalan tingkat rendahku berhenti pada dua buah kata “Guru TK”. Ya guru Taman Kanak-Kanak. Entah kenapa dua gabungan kata yang merupakan profesi termulia (menurutku) itu terasa bersahabat denganku di malam yang gelap dan sesunyi ini..hahahaha *lebay*.Pikirian menerawang flashback ke beberapa bulan yang lalu saat mudik Idul Fitri 2009.

Read More......

Senin, 24 Maret 2008

Cita dan Cinta

Stres……..
Hanya itu yang saya rasakan 2 hari terakhir ini. Bagaimana tidak kemarin pagi, senin 24 Maret 2008 adalah hari keberangkatanku pulang ke tempat pengasinganku. Pagi itu setelah pamitan dan cipika cipika dengan kedua orang tua saya berangkat dengan motor kesayanganku menuju pelabuhan tondasi yang letaknya ± 60 km dari rumah. Perjalanan yang melelahkan…bukan karena jaraknya tapi kondisi jalannya yang berlubang dan becek karena baru saja diguyur hujan kira-kira seminggu terakhir sejak pertama saya datang ke kota raha ini. Kira-kira 75 menit kemudian sampailah ditempat tujuan pelabuhan Tondasi. Sesampai di sana keadaanya sunyi, tak ada penumpang, tak ada mobil-mobil ekspedisi yang biasanya menggunakan jalur penyebarangan Pelabuhan Tondasi (Raha) -Tanjung Bira (Bulukumba) ini. Saya berpikir, wah terlambat deh…mungkin kapalnya sudah berangkat pagi tadi. Saya menghampiri kantor pelabuhan, tutup. Tak ada seorang pegawai pelabuhanpun yang menampakkan batang hidungnya. Setelah mondar-mandir si sekitar gedung itu, tak ada seorangpun yang bisa memberikan informasi. Tak jauh dari kantor itu ada sebuah warung kecil yang biasa dijadikan tempat makan dan minum para calon penumpang, saya menghampiri warung itu dan menanyakan soal kapal yang akan berangkat. Menurut informasi dari penjaga warung, kapal yang biasanya berlabuh hari sabtu sore dan berangkat kembali senin siang ini sampai saat ini belum berlabuh. Tidak ada yang tau kapan kapalnya akan tiba disini. Setelah bosan menunggu beberapa jam dan berhubung disitu tidak ada jaringan telepon saya memutuskan untuk pulang kembali ke rumah. Di perjalanan saya di guyur hujan lebat….ih…sialnya….akhirnya saya berteduh karena memang kondisi badan tidak begitu fit dan takutnya akan makin parah. Setelah hujannya mulai reda saya kembali memacu kendaraan. Sesampai di rumah ibu kaget ½ hidup melihat saya kembali, dan baru mengerti setelah saya jelaskan. Setelah istrahat dan sholat zuhur, saya pergi ke agen PELNI yang merupakan jalur alternatif lain menuju makassar meskipun dengan risiko tanpa motor kesayanganku. Tapi kapal PELNI pun adanya cuman hari Rabu (2 hari kemudian). Humzzzzzzz…makin stres padahal cutiku berakhir hari ini, gimana nih??? Sesampai di rumah saya langsung tidur, gak tau lagi mau ngapain. Sore harinya saya menghubungi teman kantor soal perpanjangan cuti sampai waktu yang tidak jelas. Esok paginya (hari ini) saya iseng-iseng ke tempat mangkal mobil ekspedisi, dan alhamdulillah mobil-mobil makassar udah banyak artinya semalam kapal sudah tiba. Setelah berbincang dengan salah satu sopirnya, katanya kapalnya belum jelas waktu berangkatnya entah esok atau lusa. Meskipun sedikit kecewa tapi saya bersyukur paling tidak kapalnya sudah ada tinggal nyari info lagi kapan berangkat menuju Tanjung Bira. Soal kantor….terserahlah mau diberi tambahan cuti atau apa yang jelas saya mau nunggu kapalnya berangkat soalnya saya tidak mampu pisah dengan motorku.

Read More......

Kamis, 24 Januari 2008

Romantic Night

Malam ini pukul 12 untuk yang kesekian kalinya saya baru pulang dari tempat kerja, kurang lebih sejak sebulan terakhir hampir semua waktuku kuhabiskan di depan monitor, ngentri data. Kurebahkan tubuhku yang sudah mulai mengecil tersedot radiasi komputer kali ya…. Ku ambil handphone, kubuka inboxku, pesan terakhir yang kuterima 3 hari yang lalu, dari seorang teman yang jauh disana, sms nasehat gitu yang membuat aku berpikir panjaaaaang. Kucoba untuk mengucapkan sms terimakasih ke dia tapi tak terkirim, kupikir jaringan sibuk kali yah…. Kupencet *555# ternyata pulsaku sisa Rp 289,-, oooooh Ya Allah pantasssss…dari tadi gak terkirim2. Kubatalkan niatku, besok2 kali ya kalo dah isi pulsa lagi baru dibalas. Kubuka file music, kucari lagu apa yang cocok didengar jam segini, kuputuskan untuk mendengarkan lagu ‘bunda’ melly goeslaw. Kupadamkan lampu kamar biar lebih menghayati.
kubuka album biru penuh debu dan kusam
kupandangi sebuah gambar diri kecil bersih belum ternoda
pikirkupun melayang dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang tentang riwayatku
kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu ditimang
nada2 yang indah slalu terurai darinya
tangisan nakal dariku akan jadi deritanya
………………………………………………
tak terasa air mataku menetes setitik.
ibu aku merindukanmu….
kiranya Allah mengizinkan aku ingin selalu ada didekatmu di saat2 lanjut usiamu.
saat2 kau butuh perhatian dari anak2mu, saat jiwamu manjadi anak2 kembali saperti anak2 yang haus akan kasih sayang dan perhatian.
ayah…. bukannya aku tidak merindukanmu….
jangan cemburu wahai ayahku yang gagah…
aku juga sangat mencintai dan merindukan sosok yang berwibawa dan bijaksana seperti ayah sebagaimana aku merindukan ibu.
tapi….
apalah dayaku…
aku kini adalah abdi negara dan bangsa…
abdi ummat ayah…..
anak-anak kalian kini berada jauh dari pandangan kalian,
mencari keridhaan Allah,
ini juga kan harapan kalian agar kami menjadi manusia berNIP,
ini adalah resiko dari sebuah cita2.
Saya hanya berharap agar segera dipindah tugaskan ke daerah yang paling tidak terjangkau untuk lebih sering bertemu kalian.
Bagi yang baca mohon doanya yah!!!!
Ku posting blog ini beberapa kali tapi selalu error…
Duh…baru aku ingat ternyata pulsaku sudah habis.
kusave saja d my document untuk dikirim kemudian kalo dah ada pulsa. Kupasang alarm pukul 04.45 biar bisa shalat subuh berjamaah d masjid dekat rumah.
Kuletakkan handphoneku d sisiku kupejamkan mata.
BISMIILLAH…
ZZZZZZZZZZZH……



(diambil dari blog friendster,This entry was posted on Thursday, January 24th, 2008 at 3:57 pm)

Read More......

Sabtu, 22 Desember 2007

Idul Adha

Meskipun idul adha kali ini saya tidak bisa shalat ied karena saat itu masih berlayar di lautan, saya senang karena bisa berkumpul lg bersama ayah,ibu,kakak dan adik di h +1 idul adha. Meskipun capek dalam perjalanan (±42 jam baru sampe rumah, brgkt dari bulukumba jam 5 sore tanggal 19 des, baru sampe raha jam 11 siang tanggal 21 des, termasuk nginap semalam d kendari). Tanggal 23 besok dah mo balik lagi ke bulukumba…hikz3x capek…..cuman 2 malam nginap d rumah ortu kodong…. Semua demi masa depan…semangat vil…(menyemangati diri sendiri)…
bulukumba i mizz u…. meskipun kau kubenci…ku rindukanji juga sometimes….
sampe ketemu lagi tanggal 24 nanti…insya Allah..

Read More......

Rabu, 19 September 2007

Ramadhan Pertama di Bulukumba

Senin, 10 September 2007, pukul 08.14 Tak tahu mengapa hati ini merasa tenang sejak semalam, tidak seperti yang saya rasakan di hari-hari sebelumnya. Marhaban Ya Ramadhan,,,,, Ramadhan sebentar lagi, tak dapat dipungkiri gemanya sudah bergemuruh kemana-mana, di layar televisi mulai dari berita naiknya harga sembako akibat menyambut ramadhan dan pembersihan penyakit masyarakat, maraknya berbagai sinetron ramadhan dan acara spesial dalam mengisi bulan suci ini mulai dari acara di waktu sahur sampai dengan waktu berbuka puasa, iklan-iklan produk yang hampir semua bertemakan ramadhan. Tak hanya di tayangan televisi, kegiatan di masyarkatpun seakan tak mau kalah, mulai dari berbagai tabligh akbar menyambut bulan suci ramadhan seperti yang diselenggarakan berbagai mesjid dan organisasi Islam, pamflet dan plakat-plakat yang di pajang di jalan-jalan umum yang bertuliskan “Marhaban Ya Ramadhan”. Tak ketinggalan pusat-pusat perbelanjaan pun demikian, suasananya dibuat sedemikian rupa bernapaskan Ramadhan. Di dunia perkantoran lain lagi, kantor-kantor mulai menyusun kebijakan jam kerja di bulan Suci ini, misalnya saja di kantorku, yang semula hari senin sampe kamis jam masuk pukul 07.00 istirahat pukul 12.00 s.d 01.00 dan pulang pukul 05.00 diubah menjadi jam masuk pukul 07.30 istirahat pukul 12.00 s.d 12.30 dan pulang pukul 05.00. Sedang Jum’at masih seperti biasa. Asyik,,,,,,, artinya perginya bisa agak siangan dikit neh,,,hehehehe. Meskipun jam kerja sudah diubah tetap saja volume pekerjaannya padat seperti hari-hari biasa dan melelahkan. Cape’ deh,,,,,,, Jadi ingat saat sekolah dulu, bulan suci Ramadhan adalah waktu yang sangat saya tunggu-tunggu, gimana tidak,,,, liburnya sebulan penuh euy,,,,mulai dari H min 1 Ramadhan sampe dengan H plus 7 atau bahkan 10 Syawal. Pokokna sampai-sampai saat masuk sekolah lupa cara menulis (tulisan jadi jelek = orangngya:) atau minimal frekuensi kecepatan tangan berkurang karena kurang lebih 40 hari tidak pernah menyentuh pulpen. Sebenarnya selama liburan itu dapat tugas sih dari guru buat ngerjain LKS (Lembar Kerja Siswa-red), tapi dasarna saya malas ngerjain yah,,,tinggal dibawa aja ke rumah teman-teman kelas cewek yang rajin tulis-menulis dan yang saya pikir mau membantu dengan ikhlas untuk memintai pertolongannya. Siapa sih yang tidak mau menolong saya (narsis uey,,,,,) yah, minimal satu bab satu orang. Sehingga tak aneh bila dalam LKS itu enam bab maka tulisannya pun enam jenis, saat dikumpulkan guru sempat bertanya, kenapa tulisanku masing-masing bab beda, yah saya bilang saja lagi belajar gonta-ganti model tulisan pak!@#$%^&*()). Hehehehehe seisi kelas gemparr,,,,,,,,grgrgrgrgrgr. Itulah secuil pengalamanku saat-saat di SMU dolo,,,,, Aduh,,,,,,,,pokonya kesimpulannya enak deh,,, saat-saat masih sekolah dulu, saat-saat masih bersama kedua orang tua, saat-saat yang tak terlupakan sampai akhir hayat. Saat-saat yang tak akan habis-habisna dibahas. Namun itu tinggallah kenangan masa lalu, kini hidup terpisah dari orang tua, saudara, keluarga, teman teman kecil, teman-teman sekolah. Kata pepatah “ Kalau mengendarai kendaraan jangan hanya melihat kedepan nanti ditabrak dari belakang apalagi saat mau belok, tetapi juga jangan hanya melihat spion nanti ditabrak dari depan. Pandanglah ke depan dan sekali-sekali lihatlah spion bila diperlukan.” Itu bukan kat-kata utuh nah cuman saduran, jadi bahasnya ngawur. Intinya begitulah menjalani hidup, pandanglah masa depan dan tengoklah ke belakang jika diperlukan. Wadouw,,,,,guwe mo lanjut kerja dulu udah jam 09.05. Udah di buat tinggal masukin di blog kalo ada waktu. Daaaaaaaaah, assalamu’alaikum

Read More......

Sabtu, 08 September 2007

Akhirnya....

Alhamdulillah,,,, akhirnya sempat juag buat blog perdana…..
Marhaban ya ramadhan…………….;)   
Bentar lagi Ramdhan "tamu istimewa" umat Islam akan segera tiba. Banyak yang rindu akan tamu tahunan ini dan tidak sedikit yang menganggapnya biasa2 saja, dan parahnya ada pula yang "tidak senang" menyambutnya….
Entah kenapa sampai detik ini saya sendiri belum merasakan sesuatu yang istimewa akan tamu istimewa ini, yang saya rasakan hanyalah penyesalan akan betapa banyaknya dosa-dosa yang telah saya lakukan sejak setahun terakhir ini.
Di tahun ketiga ini bukan waktu yang mudah bagi saya menjalani puasa jauh dari orang tua, ada banyak kenangan yang tak terlupakan terutama menjelang Sahur dan Berbuka tanpa orang2 yang saya sayangi.
Hidup adalah perjuangan untuk bisa mandiri,,,menjalani semuanya sendiri,,, Toh cepat atau lambat kalau bukan kita yang meninggalkan orang2 yang kita sayangi, merekalah yang akan meninggalkan kita. Tidak ada yang kekal, inilah training sesungguhnya bagi orang2 manja seperti saya, bahkan mungkin juga anda.
Saya hanya bisa berdoa semoga saya diberikan kekuatan dan kemurnian hati menjalani Ramadhan ini sekali lagi jauh dari mereka.
Amiiiiiin……
Saatnya shaolat ashar…. Hayya Ala Sholah,,,,,,,

Read More......